Headlines News :
Home » » LAN

LAN

Written By CakHanif on Selasa, 24 Juli 2012 | 11.46

Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang inigin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS ( Time Sharing System ), Bentuk pertama kali jaringan ( network ) komputer diaplikasikan. Pada sisterm TSS beberapa terminal terhubung secara seri kesebuah host komputer.
Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi ( Distributed Processing ). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani bebrapa terminal yang tersambung secara seri  disetiap komputer.
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringan sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer ( Peer to Peer System ) saja tanpa melalui kompuer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAn ( Local Area Network ). Demikian pula ketiak Internet muali diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri maulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebuat dengan istilah WAN ( Wide Area Network )
Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
    1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
    2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
    3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Kelemahan Wireless LAN
1. Keamanan 70%
2.Budget 18-20%
3.Support 11-13%
4.Speed 10%
Arsitektur Wireless LAN
a.Ad hoc (node to node network)
Jaringan ad hoc terbentuk bila diantara terminal yang telah dilengkapi W LAN card yang saling tersambung tanpa melalui access Point.
b.Client Server (root mode)
Model ini dibagi 2 Yaitu;
- konfigurasi single cell
Yaitu yang menggunakan 1 AP.
- konfigurasi multi cell
Yaitu LAN yang menggunakan lebih dari 1 AP.
c. Brigde mode
Yaitu lan yang digunakan utuk menghubungkan lan satu dengan yang lain yang terpisah.
d.Repeater Mode
Bertujuaan untuk memperbesar converage dari suatu AP atau melakukan converage pada daerah yang sulit saja.

e. Wireless mesh (frekwensi 5.8 Ghz)
Yaitu LAN yang memadukan antara standard lan 802,11 a/b/g. Secara tekhnis, standar 802,11a yang digunakanuntuk menghbung antar ap, sedangkan standard 802,11b berfungsi untuk menghubung device client ke AP.
Komponen Wireless LAN
A. Access Poin AP
Biasa di sebut device transceiver yang terhubung dengan jaringan melalui kabel (basa berupa UPT).
Fungsinya yaitu megirim dan menerima data, sebagai buffer data antara wireless LAN dan Wired LAN, serta berfungsi mengkonvesi sinyal frekwensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui kabel, atau disalurkan melalui perangkat wired LAN yang lain dengan dikonversi menjadi sinyal frekwensi radio.

B. Extension Point.
Yaitu suatu ala tang dipergunakan untuk memperluas cakupan jaringan. Ini hanya berfungsi layaknya repeater untuk client di tempat yang lebh jauh.
C. Antena
Merupakan suatu alat untuk mentransformasikan sinyal radio yang merambat pada sebuah konduktor menjadi sebuah gelombang elektromagnetik yang merambat diudara.
Macam-macam Antena yaitu:
1. Omnidirectional
Yaitu jenis antenna yang memiliki pola pancaran segala arah dengan daya yang sama, untuk daerah cakupan yang luas antenna ini harus memfokuska kea rah horizontal dengan mengabaikan arah atas dan bawah.
2. Directional
Yaitu antenna yang memiliki pola cakupan kearah tertentu, antenna jenis cocok umtuk menghubungka gedung yang satu denga yang lain (konfigurasi point to point).
3. Dual gain
Yaitu jenis antenna yang memilik perbedaan antara menerima dan mengirim data.
d. Wireless land card
Dapat Berupa PCMCIA, ISA, atau USB. Berfunsi untuk untuk interfance antara system operasi jaringan client denga format interfase udara ke AP.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Link Exchange

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hardware - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger